Minggu, 31 Mei 2015

Debu

Mencuri-curi waktu dalam dekapan lelah yang takada habisnya kuingin menulis tentang bayang-bayang, yang saat ini ku masuki dengan sisa keberanian, ketahuilah tulang kepalaku seakan menjadi berat lantas air mata meluncur dengan deras apa yang harus di lakukan oleh debu yang biasanya tinggal lebih lama digitar pengamen jalanan atau mangkuk lusuh dari pengemis mencari cara agar lebih berguna tapi yang ada hanya buntu, debu tetaplah debu tidak akan menjadi butiran mutiara meskipun memutih.
Hari dimana agin bertiup dengan kencang adalah sesuatu yang aku takuti dia memaksaku untuk pindah dari tempatku menuju tempat baru dan takmugkin aku mendapat tempat istimewa,
rasanya mimpi ini akan lebih panjang dan berat, yang aku tunggu hanya hujan bersama badaipun datangnya tidak jadi masalah.

6 komentar:

Semogaku

Sepertinya mendung dan hujan bersekongkol lagi, untuk menghajarkita. merasakuat beraktitas diluar rumah semoga kita tak kendur semoga an...